Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 08:03 WIB
IHSG Akhirnya Menguat
| Edj | Selasa, 15 Desember 2009 | 10:12 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Meski pada pembukaan perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan sempat melemah 0,07 persen ke level 2.504,67. Pada perdagangan sesi I pukul 09.50, IHSG kembali terangkat ke zona hijau. Meski tipis, IHSG naik 0,12 persen ke level 2.509,302.

Pada sesi awal ini, 31 saham harganya naik, 43 saham harganya turun, dan 49 saham tidak mengalami pergerakan harga. Volume transaksi sebesar 558 juta lembar, dengan nilai transaksi mencapai Rp 321,125 miliar.

Pergerakan IHSG pada awal perdagangan memang masih terlingkupi sentimen negatif dari kondisi politik ekonomi Indonesia, terkait kasus Century. Hanya, tampaknya sentimen positif dari Wall Street semalam membuat sebagian investor kembali merealisasikan pembelian sahamnya. Indeks Dow Jones pada penutupan perdagangan malam tadi naik 0,28 persen ke level 10.501,05.

Dow Jones terangkat sentimen positif dari restrukturisasi utang Dubai World yang bakal mendapat suntikan dari Abu Dhabi sebesar 10 miliar dollar AS. Sayangnya, kabar baik itu tidak mendapat sambutan dari bursa saham Asia. Mayoritas bursa saham utama Asia pada perdagangan pagi ini memerah. Indeks Nikkei 225 turun 0,18 persen ke level 10.087,18, indeks Hang Seng turun 1,08 persen ke level 21.849,82, indeks Shanghai turun 0,77 persen ke level 3.277,11, indeks Kospi turun 0,11 persen ke level 1.662,89, dan indeks Strait Times naik 0,2 persen ke level 2.805,13.

Saham-saham yang harganya naik di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) naik 25 persen menjadi Rp 4.375, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 2,2 persen menjadi Rp 30.150, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) naik 2,1 persen menjadi Rp 9.700, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) naik 0,8 persen menjadi Rp 12.600, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 1,82 persen menjadi Rp 5.600.

Adapun saham-saham yang harganya turun adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 0,9 persen menjadi Rp 20.550, PT Astra International Tbk (ASII) turun 0,59 persen menjadi Rp 33.750, PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 0,99 persen menjadi Rp 15.050, PT PP London Sumatera Tbk (LSIP) turun 1,17 persen menjadi Rp 8.450, dan PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk (UNSP) turun 13,24 persen menjadi Rp 590. (Sopia Siregar /Kontan)

Sumber :
KONTAN