JAKARTA, KOMPAS.com - Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menilai kasus aliran dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) ke Bank Century yang sedang diselidiki tidak akan mempengaruhi perekonomian Indonesia.
"Sebetulnya kecenderungan rupiah masih menguat, namun kadang-kadang ada sentimen yang membuat sedikit berubah, itu biasa saja," ujarnya setelah membuka Simposium Refleksi Satu Dasawarsa Hukum Persaingan di Indonesia yang digelar di Gedung BI Jakarta, Kamis (17/12/2009).
Darmin mengatakan jika ada perubahan terhadap suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) pun tidak bisa langsung dikaitkan dengan kasus Bank Century. "Kalau nanti SBI-nya berubah, jangan langsung dikaitkan dengan kasus Pansus (Panitia khusus) Century (di DPR). Jangan berkembang kemana-mana," ujarnya.
Meski demikian, Darmin mengaku belum bisa memperkirakan seberapa besar pengaruh kasus dana talangan Bank Century terhadap perekonomian Indonesia. "Seberapa jauh pengaruhnya, saya belum bisa jawab tapi kalau bursa efek Indonesia mereka lebih bisa mengikuti," tuturnya.


