JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah kemarin anjlok, IHSG pada perdagangan Selasa (22/12/2009) pagi di Bursa Efek Indonesia langsung ngebut lebih dari 1 persen.
Pukul 09.38, IHSG sesi pertama sudah meraup 26,588 poin atau 1,09 persen menjadi 2.457,977. Sektor basic industry, consumer, dan pertambangan menjadi penggerak utama indeks pada awal sesi ini.
Sementara itu, indeks Kompas100 meningkat 1,22 persen, indeks LQ45 menguat 1,17 persen, dan Jakarta Islamic Index menguat 1,80 persen.
Kemarin, IHSG anjlok 3,12 persen pada level 2.431,389 dipicu aksi jual saham BUMI besar-besaran oleh investor.
"Momentum periode perdagangan yang lebih pendek menjelang akhir tahun di tengah situasi politik yang masih bergejolak membuat investor memilih untuk melepas portofolio mereka dan mengalihkannya ke tunai," kata analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono.
Hari ini ia memperkirakan tekanan jual akan mulai mereda. "Meski demikian, nilai transaksi perlahan juga akan menurun seiring dengan libur panjang akhir tahun," katanya.
IHSG diperkirakan akan menguji support 2.408-2.417. Sementara itu, untuk resistance berada di 2.440-2.451. "Untuk investasi jangka menengah dapat diperhatikan peluang buy on weakness pada saham yang sudah oversold," ujarnya.

