Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 08:49 WIB
Mulai 1 Januari, Kartu Kredit Tak Digesek Lagi
| Edj | Selasa, 22 Desember 2009 | 12:35 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia mengumumkan, mulai bulan depan tak ada lagi istilah penggesekan kartu kredit.

Pasalnya, semua kartu kredit tak lagi menggunakan teknologi magnetic stripe atau strip magnetik. "Semua akan berteknologi chip," kata Kepala Biro Pengembangan dan Kebijakan Sistem Pembayaran Direktorat Akunting dan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Aribowo kepada Kontan, Selasa (22/12/2009) di kantornya, Gedung BI.

Teknologi chip ini, kata Aribowo, membuat kebiasaan lama menggesek kartu kredit akan hilang. Sebab, dengan teknologi chip, kartu kredit harus dimasukkan sedemikian rupa pada mesin khusus pembaca identitas chip bernama electronic data capture (EDC).

Menurut Aribowo, salah satu tujuan penerapan kartu kredit berteknologi chip adalah mencegah perusakan dan pemalsuan kartu alias fraud. "Teknologi ini bisa mengurangi terjadinya fraud transaksi pada kartu kredit," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Muhammad Helmi berpendapat, masyarakat akan menyambut gembira inovasi ini. "Pada akhirnya nanti, tidak ada lagi fraud transaksi kartu kredit," katanya.

Namun, Helmi menambahkan, fraud aplikasi masih akan menjadi pekerjaan rumah BI dan penerbit kartu kredit. Salah satu penyebabnya adalah pemalsuan identitas. "Solusinya adalah penguatan pada database dan peningkatan sistem di mana KTP tak lagi bisa dipalsukan atau kepemilikan lebih dari satu KTP," imbuh Helmi. (Andri Indradie/Kontan)

Sumber :
KONTAN