Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 09:02 WIB
Ditinggal Dahlan, Jawa Pos Tak Goyah
Wahyu Satriani Ari Wulan | Edj | Rabu, 23 Desember 2009 | 08:03 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kendati bakal ditinggalkan bosnya, Dahlan Iskan, pihak internal Jawa Pos Group mengaku tidak khawatir akan terjadi kegoncangan di jajaran menajemen perusahaan. Menurut sumber Kompas.com, Jawa Pos Group akan tetap eksis dengan pemimpin baru.

"Itu kan memang tidak tergantung sistem. Jadi, siapa pun yang akan menjalankan pimpinan nanti, ya akan normal-normal saja saya rasa. Sekarang pun masih normal-normal saja," ujarnya kepada Kompas.com, Jakarta, Selasa (22/12/2009).

Diketahui, Dahlan bakal dilantik menjadi Dirut PLN menggantikan Fahmi Mochtar, hari ini. Namun, hingga kini internal Jawa Pos Group belum mendengar kabar tersebut. "Belum tahu, benaran deh. Kemarin juga saya ketemu beliau (Dahlan) juga tidak ada ngomong apa-apa," ujar sumber tersebut. 

Masih menurut sumber yang sama, pihaknya mendukung Dahlan Iskan untuk menjadi orang nomor 1 di perusahaan listrik tersebut. Dia berharap, Dahlan bisa sukses di tempatnya yang baru. "Mudah-mudahan sukses. Ya karena mungkin itu kan pilihan ya," tandasnya. 

Sebelumnya, Dahlan mengaku siap melepaskan posisinya sebagai pimpinan Jawa Pos Group dan juga menjual dua PLTU di Kalimantan Timur jika memang benar terpilih menjadi Dirut PLN nanti. "Ya harus sesuai dengan aturan. Kalau menurut aturan harus dilepas, ya posisi harus dilepas juga," tukasnya.