Jumat, 10 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 10 Februari 2012 | 13:41 WIB
Dahlan Fokus Atasi Defisit Listrik Luar Jawa
Wahyu Satriani Ari Wulan | made | Rabu, 23 Desember 2009 | 20:05 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Dalam tiga tahun masa kerjanya, Direktur Utama PT PLN yang baru saja dilantik, Dahlan Iskan, akan fokus untuk mengatasi krisis listrik yang terjadi di daerah-daerah, terutama di luar Jawa. Karena itu, PLN tidak dapat menjadi perusahaan bertaraf internasional dalam tiga tahun ini.

"Dalam masa tiga tahun, tidak mungkin PLN menjadi good world class company karena krisisnya masih ada. Prioritas saya meningkatkan pasokan listrik di Jawa dan mengatasi defisit untuk luar Jawa," jelasnya, seusai pelantikannya, di Gedung PLN Pusat, Jakarta, Rabu (23/12/2009).

Untuk mengatasi krisis listrik, dia mengatakan, pihaknya akan membangun trafo cadangan di setiap gardu induk. Ini untuk mengantisipasi adanya masalah di gardu induk sehingga PLN tidak terpaksa melakukan pemadaman, seperti beberapa waktu lalu.

Kemudian, sebagai pemimpin, Dahlan akan cepat mengambil keputusan terkait peningkatan pasokan listrik di Indonesia. "Saya akan mempercepat pengambilan keputusan karena pengerjaannya juga butuh waktu," katanya.

Dia berencana untuk mempercepat pembangkit proyek-proyek pembangkit listrik di luar Jawa untuk mengatasi krisis listrik. Untuk mempercepatnya, proyek ini akan dibagi-bagi menjadi pembangkit dengan skala kecil sehingga mencapai total kapasitas 1.500 megawatt hingga 2.000 megawatt.

"Itu akan membantu krisis listrik di daerah. Karena Tarakan, Kendari itu krisisnya bukan main," tandasnya.