Sabtu, 11 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 11 Februari 2012 | 02:20 WIB
Penyerapan Pupuk Belum Optimal
Mukhamad Kurniawan | Edj | Kamis, 31 Desember 2009 | 14:11 WIB
|
Share:

KOMPAS/AMBROSIUS HARTO
Ilustrasi pupuk bersubsidi.

KARAWANG, KOMPAS.com — Keterlambatan tanam akibat pergeseran musim dinilai turut menyebabkan penyerapan pupuk produksi PT Pupuk Kujang belum optimal tahun ini. Hingga akhir Desember 2009 urea terjual 822.167 ton dan NPK 92.789 ton.

Padahal, produksi hingga 30 Desember dan prediksi produksi hingga pukul 24.00, Kamis (31/12/2009), mencapai 990.054 ton untuk urea dan 176.614 ton untuk NPK.

Direktur Utama PT Pupuk Kujang Aas Asikin Idat pada acara pengantongan terakhir tahun 2009 di pabrik Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengatakan, selain pergeseran musim tanam, penyerapan pupuk belum optimal karena berkurangnya wilayah tanggung jawab distribusi PT Pupuk Kujang sejak Maret 2009.

Namun, lanjut Aas, target produksi urea dan NPK tercapai tahun ini. Realisasi produksi urea mencapai 100,01 persen dari target. Adapun NPK mencapai 100,35 persen.