Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 10:02 WIB
Penguatan Rupiah Bakal Berlanjut
| Edj | Senin, 4 Januari 2010 | 09:28 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Staff at the foreign exchange service in Kwitang, Jakarta, serve a customer

JAKARTA,KOMPAS.com -  Membuka perdagangan di awal tahun, rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dollar Amerika Amerika Serikat (AS). Jumat pekan lalu (1/1), harga rupiah di pasar spot menguat tipis 0,01 persen menjadi Rp 9.403 per dollar AS.

Sedangkan berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada 30 Desember 2009, rupiah naik 0,12 persen menjadi Rp 9.433 per dollar AS.

Direktur Currency Management Group, Farial Anwar berpendapat, penguatan rupiah itu lebih disebabkan oleh sepinya transaksi. Alhasil, pasar menjadi tidak realistis.

Dia menebak, hari ini rupiah terus menguat lantaran Indonesia masih cukup menarik bagi ladang investasi. "Bunga yang ditawarkan cukup tinggi," imbuh dia. Dus, aliran dana asing ke Indonesia akan semakin deras. Apalagi, pertumbuhan ekonomi tahun ini diproyeksikan 5,5 persen.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih juga melihat, hari ini rupiah akan kembali menguat. "Kondisi ini akan berlangsung hingga akhir Januari 2010," ujar dia. Jika akhir Januari nanti bank sentral AS menaikkan suku bunga, rupiah bisa tertekan karena dana asing keluar dari Indonesia.

Lana meramal, pergerakan kurs rupiah pada hari ini akan berkisar antara Rp 9.380 - Rp 9.410 per dollar AS. Sedangkan Farial menebak, mata uang garuda berada di rentang Rp 9.390 - Rp 9.475 per dollar AS. (Abdul Wahid Fauzi/Kontan)

Sumber :
KONTAN