JAKARTA, KOMPAS.com- PT Bank Syariah Bukopin, Selasa (12/1/2010), menandatangani perjanjian kerjasama tentang Sub Agen Penjualan Sukuk Negara Ritel Republik Indonesia Seri SR-002 Tahun 2010 dengan PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA Sekuritas).
Pejanjian kerjasama dilakukan Direktur Utama Bank Syariah Bukopin Riyanto dengan Direktur Utama PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas Andri Rukminto disaksikan Direktur Kepatuhan Bank Syariah Bukopin Djony Edward dan Kepala Divisi Pengembangan Bank Syariah Bukopin Noor Cholis.
Kerjasama BSB & AAA Sekuritas ini dalam rangka melakukan penjualan Sukuk Negara Ritel tahun 2010 sesuai dengan peraturan perundangan-undangan yang berlaku dan Memorandum Informasi Sukuk Negara Ritel yang dikeluarkan oleh Pemerintah.
"Kami berminat menjadi sub agen penjual sukuk ritel karena pasar sukuk masih terbuka lebar," tutur Riyanto.
Dengan kerjasama ini, Riyanto mengatakan Bank Syariah Bukopin ikut berperan aktif dalam menyukseskan penjualan sukuk ini, dan khusus bagi Bank Syariah Bukopin sendiri diharapkan bisa memberikan peningkatan fee based income.
Pemerintah be rencana menerbitkan instrumen sukuk ritel Seri SR-002 di tahun 2010 yang akan ditawarkan ke masyarakat pada tanggal 25 Januari 5 Februari 2010. Sukuk ritel ini akan memiliki jangka waktu 3 tahun.
Sukuk ritel ini dapat dibeli oleh masyarakat individu dengan nominal minimal Rp 5 juta . Jenis akad adalah Ijaroh Sale and Lease Back sehingga memberikan pendapatan yang pasti bagi investor.
Mengenai kinerja keuangan Bank Syariah Bukopin hingga akhir Desember 2009, Total Asset telah tercatat senilai Rp 1,976 triliun, total Dana Pihak Ketiga senilai Rp 1,272 triliun, dengan total Pembiayaan senilai Rp 1,280 triliun.
