JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) dari Kilang Balikpapan pascakebakaran pada Sabtu malam, dalam kondisi aman.
"Suplai produk BBM dari Kilang Balikpapan terpantau dalam kondisi aman," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Basuki Trikora Putra di Jakarta, Minggu (17/1/2010).
Menurut dia, tidak perlu ada kekhawatiran pasokan BBM menyusul kebakaran di salah satu unit Kilang Balikpapan pada Sabtu pukul 21.15 WIB tersebut.
"Api hanya timbul di unit Reboiler Hydro Cracker A Train A (HCU- A), sementara unit lain di Kilang Balikpapan tetap beroperasi normal," katanya.
Pada pukul 22.55 WIB, api sudah berhasil dipadamkan Tim Pertamina dan tidak terdapat korban jiwa ataupun cedera. "Kami segera pulihkan bagian yang terbakar dalam beberapa hari ke depan," ujarnya.
Triko juga menambahkan, secara nasional, stok BBM per 16 Januari 2010 dalam kondisi aman. Stok premium tercatat mencukupi kebutuhan dalam 17 hari ke depan, selanjutnya minyak tanah 56 hari, solar 21 hari, dan avtur 29 hari.
