GUNUNG KIDUL, KOMPAS - Nelayan darat di wilayah Pantai Selatan Gunung Kidul mengeluhkan harga rumput laut yang dari tahun ke tahun tidak pernah naik. Harga tiap kilogram rumput laut kering hanyalah Rp 500. Harga tersebut tidak sepadan dengan beratnya usaha pemanenan rumput laut di kawasan pantai. Nelayan sama sekali tidak punya daya tawar untuk penetapan harga.
Pada Selasa (19/1) sore, misalnya, hanya sebagian kecil dari nelayan darat yang memanen rumput laut di Pantai Wediombo, Girisubo, Gunung Kidul. Rumput laut itu pun tidak bisa langsung dijua l karena harus dijemur terlebih dulu selama sehari semalam. Untuk mengumpulkan rumput laut, nelayan darat membutuhkan tenaga besar karena rumput laut basah cukup berat dan harus ditarik dari batu karang yang menjadi media tumbuhnya.
Pasangan suami istri Pariyah dan Subaryo mengaku bisa memperoleh penghasilan hingga maksimal Rp 50.000 dari pencarian rumput laut berdua selama satu hari. Musim limpahan hasil laut berupa rumput laut ini sudah mulai terjadi dari bulan Desember dan akan berakhir pada Mei mendatang. Asal mau kerja keras ya lumayan bisa dapat tambahan penghasilan , tambah Pariyah.
Mayoritas dari mereka yang memanen rumput laut di pantai adalah nelayan darat yang tidak memiliki perahu penangkap ikan. Seluruh hasil panenan rumput laut dijual ke pemasok rumput laut. W arga di sekitar wilayah pantai masih belum bisa memanfaatkan atau mengolah rumput laut sehingga tidak bisa meningkatkan nilai jualnya.
Menurut Subaryo, rumput laut tersebut biasanya dijual untuk bahan baku kosmetik atau diolah menjadi pakan ternak ke beberapa pabrik di kota besar. Pemasok rumput laut selalu mengambil hasil panenan rumput laut dari nelayan setiap satu pekan sekali dengan menggunakan truk. Warga sekitar biasanya hanya mengkonsumsi rumput laut muda sebagai pengganti sayur.
Nelayan darat lainnya Tumin mengaku lebih memilih memancing ikan panjo di pantai dibanding harus seharian memanen rumput laut yang harganya sangat murah. Harga ikan panjo atau sejenis ikan cucut yang hanya bisa dipancing di wilayah Pantai Wediombo ini cukup menggiurkan karena bisa mencapai Rp 70.000 per ekor untuk ukuran sebesar lengan orang dewasa. (WKM)
