NEW YORK, KOMPAS.com — Saham-saham AS terpuruk pada Kamis (28/1/2010) waktu setempat karena sektor teknologi tertekan oleh lemahnya proyeksi dari Qualcomm dan meningkatnya kegelisahan ekonomi setelah komentar dari Standard & Poor’s terhadap bank-bank Inggris.
Pasar juga memberikan respons hangat terhadap komentar ekonomi dalam pidato kenegaraan Presiden AS Barack Obama, di mana ia menekankan untuk lebih berupaya menciptakan lapangan kerja dan juga memerintahkan mengurangi pengeluaran.
Dow Jones Industrial Average merosot 115,70 poin (1,13 persen) menjadi 10.120,46. Indeks komposit Nasdaq merosot 42,41 poin (1,91 persen) menjadi 2.179,00, sementara indeks Standard & Poor’s 500 merosot 12,97 poin (1,18 persen) ke 1.084,53.
"Pasar tampak bereaksi oleh sebuah pernyataan S & P bahwa bank-bank Inggris tidak lagi di antara sistem perbankan yang paling ’berisiko rendah’," kata penasihat senior pasar ekuitas Wells Fargo Advisors, Scott Marcouiller.
"Kami tidak lagi menggolongkan Kerajaan Inggris di antara sistem perbankan global yang paling stabil dan berisiko rendah," sebut S & P dalam sebuah laporan.
Sementara peringatan laba oleh Qualcomm menarik kelompok teknologi turun. "Sektor teknologi tertekan di semua pasar dan tingkat kelemahannya sangat membebani sektor-sektor utama lainnya sehingga mereka semua mencatat kerugian," kata para analis Briefing.com dalam sebuah catatan klien.
Pelaku pasar memberikan respons beragam atas pidato kenegaraan Obama, di mana dia memfokuskan pada pemulihan pertumbuhan berkelanjutan.
Brian Bethune, ekonom di IHS Global Insight, mengatakan, Obama "telah dengan cepat mengatur kembali prioritas untuk memusatkan perhatian pada ekonomi dan disiplin fiskal".
"Ini tindakan penting dan terampil oleh Presiden untuk mendapatkan kembali dukungan dari pemilih," tambahnya. "Mengembalikan dukungan pertumbuhan ekonomi adalah diperlukan prakondisi untuk melibatkan publik dalam beberapa yang lebih mendalam, lebih menjengkelkan masalah."
Namun, David Rosenberg dari Gluskin Sheff & Associates berkomentar, "Ini menarik untuk berbicara tentang kejujuran fiskal dan kemudian menawarkan lebih banyak stimulus.... Mungkin pemerintah akan memengaruhi psikologis dan mungkin menanggapi jajak pendapat menunjukkan bahwa fiskal sebagian besar kehilangan daya tarik masyarakat umum."
Sementara Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal mingguan asuransi pengangguran dalam pekan yang berakhir 23 Januari jatuh ke 470.000 dari 478.000 minggu sebelumnya. Itu sedikit lebih buruk daripada perkiraan ekonom sekitar 450.000.
Departemen Perdagangan AS mengatakan, pesanan untuk tiket besar barang-barang manufaktur AS pada Desember naik 0,3 persen, jauh di bawah 2,0 persen yang diperkirakan para ekonom.
Saat perdagangan ditutup, Kepala Federal Reserve AS Ben Bernanke dengan mudah memenangi pengesahan untuk masa jabatan empat tahun kedua meskipun sempat ada serangan mengenai perannya sebelum krisis keuangan 2008.
"Hal itu menghapus beberapa ketidakpastian tentang jalan kebijakan moneter dan membatasi kerusakan pada kredibilitas bank sentral," kata Ryan Sweet di Moody’s Economy.com.
Qualcomm jatuh 14,24 persen menjadi 40,48 dollar AS setelah pembuat cip itu menurunkan perkiraan penjualan untuk 2010.

