JAKARTA, KOMPAS.com - Keinginan masyarakat untuk berinvestasi pada Sukuk Ritel seri 002 terbilang besar. Hanya dalam tiga hari, Sukuk Ritel laris Rp 2,647 triliun. Investasi berbasis syariah ini ditawarkan sejak 25 Januari 2010 dan berakhir 5 Februari 2010. Jadi, masih ada enam hari kerja untuk bisa berinvestasi di Sukuk Ritel seri 002 (SR-002) ini.
Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto kepada Persda, Kamis (28/1/2010), sore, menyebutkan total pemesanan Sukuk Ritel per 28 Januari 2010 (sore) mencapai Rp 2,647 triliun dengan total 5.977 investor. "Permintaan nampaknya cukup besar apalagi masa penawaran masih sampai 5 Februari 2010," katanya.
Rahmat optimis penawaran Sukuk Ritel akan bertambah. Kata dia, beberapa agen penjualn Sukuk Ritel juga telah meminta tambahan jatah penawaran ke investor. "Kami akan mempertimbangkannya karena kami masih mempunya banyak instrumen yang harus diterbitkan dalam tahun ini," kata Rahmat.
Sukuk Ritel-002 menawarkan imbal hasil 8,7 persen dengan tenor 3 tahun. Adapun minimum pemesanan suku ritel adalah sebesar Rp 5 juta dan kelipatannya.
Penjatahan akan dilakukan pada 8 Februari 2010. Sementara, settlement dijadwalkan pada 10 Februari mendatang. Pemerintah telah menunjuk 18 agen penjual yang terdiri dari 10 bank dan 8 perusahaan efek.

