JAKARTA, KOMPAS.com — Buat pemilik Toyota, entah Yaris, Corolla Altis, maupun Camry, tak perlu cemas terkait penarikan atau recall jutaan unit Toyota di Amerika dan Eropa karena masalah pedal gas. Ihwal ini disampaikan langsung oleh Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan dalam ramah tamah dengan wartawan di restoran Bunga Rampai, Jakarta Pusat, Selasa (2/2/2010).
Kenapa tidak usah cemas? Pasalnya, mobil yang ditarik di dua benua itu dirancang untuk empat musim, sementara di Indonesia hanya untuk dua musim. Dengan demikian, ada kemungkinan, kesalahan datang dari pemakaian karpet yang terlalu tebal. "Ini untuk khasus recall pertama yang 4 juta unit lebih tahun lalu," papar Johnny.
Sementara itu, mengenai penarikan dua kali yang dilakukan pada Januari ini (2,3 juta plus 1,09 unit lanjutannya), hal itu terkait rancangan sistem pemanas (heater). Dengan demikian, bagian penahan atau "sepatu penggesek" yang terletak di belakang pedal terlalu rapat. Akibatnya, pedal gas tak bisa kembali ke posisi semula secara lancar.
Johnny menambahkan, pihak penyuplai juga berbeda. Indonesia dari Denso dan lokal. "Sudah begitu, Amerika kan setir kiri, Indonesia setir kanan," papar Johnny. Kalaupun ada recall di Indonesia pasti masalahnya lain. "Tapi, dari TMC sendiri sudah menyatakan kalau kasus di Amerika itu tak ada kaitannya dengan di Indonesia. Mudah-mudahan Toyota di Indonesia tidak ada masalah," harap Johnny.

