Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 06:41 WIB
Tergerus Saham Perbankan, IHSG Melemah 0,43 Persen
| Edj | Kamis, 4 Februari 2010 | 16:06 WIB
|
Share:

KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Supriyanto, pedagang grosiran di bawah jembatan layang Asemka, Jakarta Barat, memantau harga saham miliknya dengan laptop yang terkoneksi dengan internet, Rabu (3/2). Dia sudah dua tahun berinvestasi di pasar modal walaupun pernah merugi puluhan juta rupiah.

TERKAIT:

JAKARTA,KOMPAS.com — Indeks harga saham gabungan atau IHSG tak luput dari sentimen negatif bursa regional. Ujungnya, Kamis (4/2/2010), indeks ditutup melemah 0,43 persen menjadi 2.593,22. Perinciannya 67 saham naik, 94 saham turun, dan 71 saham tak mengalami perubahan harga.

Nilai transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp 3,19 triliun.

Penurunan indeks kali ini disebabkan oleh merosotnya sejumlah saham perbankan, antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 0,52 persen menjadi Rp 4.750, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 1,99 persen menjadi Rp 7.400, dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) turun 2,07 persen menjadi Rp 4.725.

Saham-saham lain yang juga ditransaksikan melemah mencakup PT Astra International Tbk (ASII) yang turun 0,84 persen menjadi Rp 35.350, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 1,72 persen menjadi Rp 11.400, dan PT Indosat Tbk (ISAT) turun 2,8 persen menjadi Rp 5.200.

Sebaliknya, saham-saham yang mampu mencatatkan penguatan adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik 4,67 persen menjadi Rp 25.750, PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik 2,36 persen menjadi Rp 23.850, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 0,79 persen menjadi Rp 32.050, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 1,15 persen menjadi Rp 176, dan PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) naik 3,66 persen menjadi Rp 1.700. (Hendra Soeprajitno/Kontan)