Magelang, Kompas - Empat jenis produk lokal Kabupaten Magelang akan bersaing ketat dengan produk sejenis dari China. Empat produk itu adalah mebel, produk rumah tangga, produk kesehatan herbal, dan makanan. Produk sejenis dari China harus menjadi tantangan bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan menonjolkan karakter produk yang dimiliki
"Sebisa mungkin, produk tersebut harus berkualitas bagus, memiliki ciri-ciri khas dan spesifik yang dapat tertanam kuat dalam pikiran sehingga konsumen akhirnya enggan memakai produk lain," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang Triyoga Pranoto, Sabtu (6/2), di Magelang.
Dalam pemantauan yang dilakukan Dinas Perdagangan dan Pasar, saat ini terdapat sejumlah produk China yang beredar di pasaran. Produk tersebut adalah telepon selular, komputer dan perangkat pendukung komputer, makanan, minuman, kosmetik, obat-obatan herbal, pakaian, alat rumah tangga, buah-buahan, dan mainan anak.
Dinas Perdagangan dan Pasar Kabupaten Magelang sedang menyusun beberapa indikator untuk melihat pengaruh penerapan Asean-China Free Trade Agreement (ACFTA) terhadap produk-produk lokal Kabupaten Magelang.
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Magelang Edy Sutrisno mengatakan, ACFTA belum berpengaruh terhadap kelangsungan industri di Kota Magelang. Meskipun begitu, dia berharap pemerintah daerah mau membantu memproteksi produk lokal dengan mengeluarkan imbauan untuk cinta produk dalam negeri.
"Sebisa mungkin pemda juga harus bisa memastikan seluruh industri hulu hingga hilir dan kantor-kantor di jajaran pemda untuk memakai bahan baku dari produk dalam negeri," ujar Edy. (EGI)


