JAKARTA, KOMPAS.com — Mayoritas peminat Surat Berharga Syariah Negara atau Sukuk Ritel (Sukri) seri SR- 002 justru tidak berasal dari kalangan kaum muda. Tercatat, Sukri SR- 002 banyak diminati oleh investor dari kelompok umur 41-55 tahun.
Demikian disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan Rahmat Waluyanto saat jumpa pers. "Jumlah investor terbanyak yaitu 40,79 persen dan pembelian terbesar 35,32 persen adalah pada kelompok umur 41-55 tahun," paparnya di kantornya, Senin (8/2/2010).
Jumlah investor usia 25-40 tahun mencapai 25,67 persen dengan pembelian 34,34 persen. Untuk kelompok usia 55 tahun ke atas juga cukup banyak investor. Jumlahnya mencapai 30,76 persen, dan pembelian 26,75 persen.
Kemudian, untuk kelompok usia kurang dari 25 tahun, jumlah investornya mencapai 2,78 persen dengan volume pembelian 3,59 persen.
Adapun dari segi profesi, sukuk ritel SR- 002 banyak diminati oleh pegawai swasta dengan jumlah investor mencapai 23,79 persen dan volume pemesanannya mencapai 34,07 persen. Berdasarkan wilayah, pembeli SR- 002 sebagian besar dari wilayah barat selain DKI Jakarta, yaitu sebanyak 52,41 persen, dan volume pemesanan terbesar sebanyak 52,32 persen di DKI Jakarta.


