JAKARTA, KOMPAS.com - Total dan Inpex Corporation, kontraktor kontrak kerjasama atas Blok Mahakam, telah menandatangani perjanjian jual-beli dengan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) untuk memasok gas alam setara 3 triliun british thermal unit. Pasokan ini akan menjamin kelanjutan proses produksi PIM di Nanggroe Aceh Darussalam.
Demikian siaran pers yang diterbitkan Total E&P Indonesie sebagaimana dikutip Senin (8/2/2010), di Jakarta. Penandatanganan perjanjian jual-beli gas antara kedua belah pihak itu dilaksanakan akhir pekan lalu.
Sebelumnya pihak Total E&P Indonesie juga telah menyuplai gas ke PIM sebanyak 9 TBTU pada tahun 2009 lalu. Kontrak baru perjualan gas ini membuktikan dukungan berkelanjutan dari TOTAL E&P INDONESIE untuk memasok gas untuk pasar domestik.
Penjualan gas ke PIM tersebut di atas merupakan bukti atas komitmen TOTAL E&P INDONESIE untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gas domestik di mana sejak 1980-an TOTAL E&P INDONESIE juga telah mamasok gas bagi kebutuhan pabrik-pabrik pupuk dan pembangkit listrik di Kalimantan Timur .
Di Indonesia, Grup TOTAL diwakili oleh keberadaan Total E&P Indonesie dan PT Total Oil Indonesia. Total E&P Indonesie telah beroperasi sejak 1968 dengan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi yang berkonsentrasi di wilayah Blok Lepas Pantai Mahakam di Kalimantan Timur .
Produksinya pada 2009 adalah sekitar 569.700 barrel setara minyak per hari yang terdiri dari sekitar 2,56 miliar kaki kubik gas per hari dan 99.900 barrel minyak dan kondensat per hari. Produksi gas Blok Mahakam 30 persen dimanfaatkan untuk kebutuhan domestik dan meny uplai ke kilang LNG Bontang atau sekitar 80 persen dari kapasitas kilang itu.


