KOMPAS
Minggu, 21 Maret 2010 Selamat Datang  |     |  
Potensi Penggunaan Produk Domestik Capai Triliunan Rupiah
Selasa, 9 Februari 2010 | 10:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementrian Perindustrian menggalakkan kampanye peningkatan penggunaan produksi dalam negeri (P3DN). Sekretaris Jenderal Kementrian Perindustrian Agus Tjahyana menyatakan potensi penggunaan produk dalam negeri di lingkungan pemerintah dan BUMN mencapai triliunan rupiah.

"Kontribusi konsumsi pemerintah dan belanja barang dan modal terus naik dari tahun ke tahun. BUMN juga besar belanja modal dan operasionalnya. Ini merupakan potensi P3DN," kata Agus saat acara 'Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri', di kantor Kementrian Perindustrian, Jakarta, Selasa ( 9/2/2010 ).

Agus menuturkan kontribusi pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto atau PDB terus meningkat, dari tahun 2008 yang mencapai 8,4 persen naik menjadi 9,5 persen tahun 2009 .

Pertumbuhan konsumsi pemerintah tahun 2009 naik 12,9 persen dibanding tahun 2008. Pada tahun 2010 diproyeksikan tumbuh 9,3 persen. Kontribusi belanja barang dan modal pemerintah terhadap Belanja Pemerintah Pusat atau BPP juga naik dari 18,6 persen tahun 2008 menjadi 23 persen tahun 2009. Total belanja barang dan belanja modal pada APBN 2009 naik sebesar 23,4 persen dari Rp 128,7 triliun tahun 2008 menjadi Rp 158,8 triliun tahun 2009.

Adapun di APBN 2010 diproyeksikan pertumbuhan belanja barang dan modal naik 19,2 persen menjadi 189 ,2 triliun.

Di sisi lain, Agus juga menyebut perputaran ekonomi BUMN memberikan pengaruh besar pada pertumbuhan ekonomi nasional. Sebab, belanja modal atau capex dan operasional atau opex 63 BUMN strategis tahun 2009 mencapai Rp 950,78 triliun atau hampir sama dengan 95 persen dari total APBN tahun 2009 sebesar Rp 1.000,8 triliun.

"Belanja modal 63 BUMN tahun 2009 mencapai Rp 143 ,93 triliun naik 21,74 persen dibanding tahun 2008 yang besarnya Rp 120 ,68 triliun," tandasnya.

Penulis: ANI   |   Editor: Edj Loading...
Sent from Indosat BlackBerry powered by
    Font: A A A
  Kirim Komentar Anda
  • Loading data..
 
Kirim Komentar Anda
Silakan login untuk kirim komentar Anda.
Komentar
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.