Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 07:20 WIB
Tahun 2010
Pemerintah: Ekspor Nonmigas Bisa Tumbuh 7-8,5 Persen
Wahyu Satriani Ari Wulan | Edj | Selasa, 9 Februari 2010 | 11:57 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perdagangan meyakini perolehan ekspor nonmigas bisa naik 7 sampai 8,5 persen tahun ini menyusul adanya perbaikan ekonomi dunia yang akan mendorong penguatan beberapa harga komoditas.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Selasa (9/2/2010).

"Kita optimis ekspor nonmigas tahun 2010 akan mendapai sasaran sesuai target RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional), yaitu meningkat antara 7-8,5 persen," ungkap Mahendra.

Menurut Mahendra, tren ekspor nonmigas Indonesia telah menunjukkan pembalikan ke arah positif. Kinerja ekspor nonmigas triwulan IV-2009 naik sebesar 1,3 persen atau 331 juta dollar AS lebih tinggi dibandingkan kinerja tahun sebelumnya pada periode yang sama.

Di samping itu, perkembangan nilai tukar, perbaikan sisi penawaran termasuk investasi, dan kebijakan sektor riil juga akan mendorong pertumbuhan ekspor nonmigas Indonesia.

Sebenarnya, kata Mahendra, total nilai eskpor tahun 2009 mengalami penurunan dibandingkan nilai tahun 2008. Nilai total ekspor pada tahun 2009 hanya sebesar 116,49 miliar dollar AS atau turun 15 persen dibandingkan dengan nilai total ekspor tahun 2008.

Demikian juga dengan ekspor nonmigas yang hanya mencapai 97,5 miliar dollar AS atau turun 9,7 persen dibandingkan ekspor nonmigas 2008. "Kinerja ekspor nonmigas tahun 2009 dipengaruhi oleh masih lemahnya permintaan ekspor komoditas sektor industri dan lemahnya harga komoditas pertanian di pasar dunia sehingga mengalami penurunan," jelasnya.