Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 07:28 WIB
Garap UKM, Telkom Bidik Rp 5 Triliun
Dwi Bayu Radius | Edj | Rabu, 10 Februari 2010 | 10:23 WIB
|
Share:

BANDUNG, KOMPAS.com — Telkom berniat semakin fokus dan agresif membidik pasar perangkat lunak untuk koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM). Pendapatan Telkom yang dihasilkan segmen itu diharapkan mencapai sekitar Rp 5 triliun pada tahun 2010.

General Manager Business Service Regional 1 Telkom Prasabri Pesti di Bandung, Rabu (10/2/2010), mengatakan, pihaknya memperkirakan mampu meningkatkan pendapatan dari perangkat lunak KUKM dibandingkan dengan tahun 2009, sekitar Rp 3 triliun.

Besarnya potensi segmen itu ditunjukkan dengan belanja telekomunikasi KUKM di Indonesia yang mencapai Rp 10,2 triliun pada tahun 2009. Sebagian besar belanja itu berasal dari Jakarta, yang ditaksir sekitar Rp 4 triliun. Adapun jumlah dari Jawa Barat ditaksir sekitar Rp 1 triliun. Belanja telekomunikasi KUKM diperkirakan naik menjadi sekitar Rp 11,5 triliun pada tahun 2010.

"Pada tahun 2009, Telkom belum sefokus saat ini membidik KUKM. Kami kian gencar membidik segmen KUKM karena terus tumbuh," kata Prasabri.

Sebutan untuk aplikasi pada KUKM dapat disesuaikan dengan nama usaha atau koperasi masing-masing. Segmen KUKM pengguna aplikasi Telkom difokuskan pada bidang ritel. Biaya penggunaan aplikasi mulai Rp 1 juta per lokasi usaha setiap bulan.

Banyaknya KUKM yang berkembang membutuhkan dukungan teknologi informasi sehingga dianggap sebagai peluang. Aplikasi Telkom diterapkan untuk berbagai sistem, seperti keuangan, traksanksi, sumber daya manusia, dan pergudangan.