JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah bakal membatasi pembelian saham perusahaan terbuka oleh asing lewat mekanisme right issue. Peraturan mengenai hal ini tengah digodok pemerintah dalam revisi perpres Daftar Negatif Investasi (DNI).
Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, kepemilikan saham investor asing pada perusahaan-perusahaan terbuka bisa meningkat lewat right issue.
"Kami masih ingin merampungkan lagi yang berkaitan dengan perusahaan terbuka terkait perusahaan-perusahaan yang dibatasi kepemilikan asingnya. Ini harus diatur bagaimana kalau right issue itu tetap mengacu pada DNI," kata Hatta, Jakarta, Jumat ( 19/2/2010 ).
Hatta mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan (Bapeppam-LK) untuk membahas masalah terkait pembatasan kepemilikan asing untuk pembelian saham melalui mekanisne right issue ini lebih lanjut. "Ini belum kami putuskan, kami akan bicara dengan Bapeppam," tuturnya.
Di satu sisi, ada juga usulan yang masuk dan meminta agar aturan ini dikecualikan untuk perusahaan yang baru berkembang. Pasalnya, perusahaan yang baru berkembang akan kesulitan mencari modal tambahan lewat right issue.
"Ada usulan perusahaan berkembang jangan dibatasi tetapi tetap saja diberikan kesempatan pertama pada partner lokal untuk menambah modalnya agar tidak terdelusi oleh asing. Kalau terdelusi oleh asing artinya asing naik," jelasnya.

