Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:48 WIB
Terseret Regional, IHSG Turun 0,22 Persen
| Edj | Jumat, 19 Februari 2010 | 16:19 WIB
|
Share:

KOMPAS/RIZA FATHONI
Pialang menjalankan aktivitas transaksi perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/2/2010), masih diwarnai oleh sentimen negatif dari pasar global.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat anjlok hingga 1,01 persen pada sesi siang berhasil bertahan setelah sejumlah saham unggulan (blue chip) naik. IHSG hanya melorot 0,22 persen ke level 2.554,38.

Di jajaran top gainers, terdapat saham PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) melonjak 4,24 persen menjadi 6.150 dan PT Astra International Tbk (ASII) naik 0,42 persen menjadi Rp 36.150. PT United Tractor Tbk (UNTR) naik 0,89 persen menjadi Rp 17.050, PT PP London Sumatera Plantation Tbk (LSIP) naik 1,16 persen menjadi Rp 8.750, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) menanjak 1,99 persen menjadi Rp 3.850.

Adapun saham-saham yang masuk top losers, antara lain PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang turun 1,96 persen menjadi Rp 30.000, PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) longsor 4,51 persen menjadi Rp 6.350, dan PT Nipress Tbk (NIPS) anjlok 14,71 persen menjadi Rp 1.450. Lalu, ada saham PT Smart Tbk (SMAR) longsor 8,20 persen menjadi Rp 250, dan PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) turun 1,67 persen menjadi Rp 200.

Transaksi perdagangan hari ini masih terbilang tipis, yaitu Rp 2,39 triliun dengan volume saham ditransaksikan sebanyak 3,01 miliar saham.

Indeks bursa Asia ambruk lebih parah akibat penguatan dollar AS pasca kenaikan suku bunga diskonto The Fed. Tengok saja indeks Nikkei yang longsor 2,05 persen ke level 10.123,58. Indeks Hangseng juga longsor 2,59 persen ke level 19.894,02. Indeks Kospi rontok 1,68 persen ke level 1.598 dan indeks Strait Times turun 0,60 persen ke level 2.752,44.  (Hari Widowati/Kontan)