Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:48 WIB
Direksi Diganti
"Kursi" Komisaris Pertamina Masih Kosong
Wahyu Satriani Ari Wulan | Edj | Jumat, 19 Februari 2010 | 18:05 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah simpang siurnya isu pergantian direksi, Kementerian BUMN akhirnya melantik jajaran direksi PT Pertamina (Persero), Jumat (19/2/2010) sore.

Meski demikian, hingga kini posisi untuk dua komisaris PT Pertamina (Persero) masih dibiarkan kosong. Keduanya, yakni posisi komisaris utama yang semula diisi Sutanto kini kosong, sesaat setelah dia menjadi Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), dan posisi komisaris yang kosong karena ditinggalkan Gita Wirjawan setelah menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Ada dua kursi kosong, kita akan membiarkan dulu. Mudah-mudahan kita akan dapat lagi," kata Menteri BUMN Mustafa Abubakar di sela-sela pelantikan direksi Pertamina, di Kantor Utama Pertamina, Jakarta.

Menurut Mustafa, posisi komisaris baru akan digodok setelah pelantikan jajaran direksi rampung.

Gembar-gembor restrukturisasi organisasi Pertamina santer terdengar pada awal tahun ini. Tak hanya itu, program ini juga menjadi prioritas dalam 100 hari kerja Kementerian BUMN.

Namun, realisasi penggantian jajaran direksi baru terlaksana hari ini dan kursi komisaris masih juga kosong. Padahal, sejumlah posisi direksi dan komisaris Pertamina kosong sejak awal dan pertengahan tahun lalu.