Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 05:52 WIB
Bosowa Incar Saham Mayoritas JORR W1
Hasanuddin Aco | Edj | Senin, 22 Februari 2010 | 14:38 WIB
|
Share:

RIZA FATHONI
Sejumlah mobil diperbolehkan melintasi ruas Jalan Tol Lingkar Luar Barat I (JORR) W1 seperti yang terlihat di simpang susun di daerah Puri Indah, Jakarta Barat, Rabu (17/2/2010). Menurut rencana jalan tol tersebut akan diresmikan pada 22 Februari mendatang. Jalan tol tersebut menghubungkan Kebon Jeruk dengan Penjaringan, kemudian menuju Bandara Soekarno-Hatta.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com  - PT Bosowa Coorporation berencana menjadi pemegang saham mayoritas pada ruas Jalan Tol Lingkar luar Jakarta (JORR) seksi W1 Kebon Jeruk–Penjaringan (Cengkareng) , yang baru selesai diresmikan pengoperasiannya oleh Wakil Presiden Boediono, Senin (22/2/2010), hari ini.

"Juli nanti kami akan menambah saham menjadi 52 persen. Nilainya mencapai kurang lebih Rp 250 miliar dengan demikian kami bisa mayoritas," kata CEO Bosowa Corporation Erwin Aksa usai peresmian tol tersebut.

Saat ini tol dengan dengan total investasi kurang lebih Rp 2,4 triliun itu dipegang oleh tiga konsorsium yakni PT Bangun Tjipta Sarana sebagai pemegang saham 42 persen, PT Bosowa Corporation 25 persen, dan PT Jasa Marga Tbk 23 persen.

Dengan penambahan saham Bosowa menjadi 52 persen maka saham PT Bangun Tjipta Sarana akan berkurang. "Pendanaan tambahan kami ambil dari internal dan dari luar," papar Erwin.

Selain menggarap tol JORR W1, saat ini Bosowa menggarap dua tol di Makassar Sulawesi Selatan dan tol Bintaro. "Untuk berikutnya kami belum memikirkan untuk menambah investasi di tol. Kami akan coba konsolidasikan lebih lanjut. Sebab rata-rata pembangunan jalan tol terhambat masalah pembebasan tanah," kata Erwin.

Sumber :
Persda Network