Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 04:40 WIB
Ical Ikut Lobi China soal Renegosiasi ACFTA
Wahyu Satriani Ari Wulan | Edj | Rabu, 24 Februari 2010 | 15:52 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah penerapan kebijakan perdagangan bebas atau Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) tampaknya juga menjadi salah satu perhatian bagi Partai Golkar. Ketua Umum DPP Partai Golkar Abdurizal Bakrie menyatakan dirinya telah melakukan pembicaraan secara khusus dengan Duta Besar China terkait pembicaraan ulang modifikasi 228 pos tarif yang dinilai belum siap menghadapi ACFTA.

"Tadi saya sudah bicara dengan Dubes China dan mereka siap melakukan negosiasi bilateral dengan Indonesia," ujarnya, di Jakarta, Rabu ( 24/2/2010 ) .

Namun, kata Ical, pembicaraan ini masih berupa pembicaraan awal dan belum membahas permasalahan secara detil. Nantinya, dia bakal menemui Menteri Perindustrian MS Hidayat dan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu guna menyampaikan hasil pembicaraannya dengan Dubes China ke pemerintah.

"Detilnya belum. Nanti saya akan mengatakan ke Pak Hi dan Bu Mari agar mereka menindaklanjuti. Tentu detilnya harus dilakukan pemerintah," kata Ical.

Dia mengatakan pihaknya mendukung pemerintah dalam penerapan ACFTA. Pasalnya, kesepakatan ini tidak mungkin bisa dibatalkan karena sudah terlanjur di tandatangani pada 2003 lalu. Meski demikian, dia mendesak pemerintah agar serius mengupayakan 'golnya' proses pembicaraan ulang 228 pos tarif itu.

"Saya bilang bahwa kita pada dasarnya mengerti dan menerima masalah ACFTA. Tetapi itu perlu renegosiasi lagi 228 pos tarif pos yang belum siap. Ini demi industri kita, " cetusnya.