NEW YORK, KOMPAS.com — Saham-saham Wall Street menguat, Senin (2/3/2010), didukung oleh optimisme perusahaan dan sekantong data ekonomi bervariasi serta spekulasi bahwa negara-negara zona euro mungkin mengungkapkan kesepakatan bailout untuk membantu utang yang melilit Yunani.
Dow Jones Industrial Average naik 78,53 poin (0,76 persen) ditutup pada 10.403,79, setelah mengakhiri pekan dengan sedikit lebih tinggi pada Jumat di tengah revisi naik data pertumbuhan ekonomi AS.
Indeks komposit Nasdaq naik 35,31 poin (1,58 persen) menjadi 2.273,57, sementara pasar yang luas, indeks Standard & Poor’s 500, naik 11,22 poin (1,02 persen) menjadi 1.115,71.
"Gairah mengawali bulan baru, menemukan beberapa energi dari banyaknya pengumuman global soal merger dan akuisisi yang menunjukkan bahwa kepercayaan di sektor korporasi sedang tumbuh," kata para analis Charles Schwab & Co dalam sebuah catatan klien.
Di antara pengumuman mengenai kesepakatan terdapat perjanjian dari perusahaan asuransi Inggris, Prudential, untuk membeli American International Group unit Asia dengan dana sekitar 35,5 miliar dollar AS.
Adapun perusahaan farmasi Jerman, Merck KGaA, meluncurkan rencana untuk mengakuisisi Millipore Corporation, sebuah perusahaan bioteknologi yang berbasis di AS senilai 7,2 miliar dollar AS, sementara Astellas Pharma Inc Jepang meluncurkan tawaran untuk rivalnya, perusahaan AS OSI Pharmaceuticals.
Wall Street juga mempertimbangkan data ekonomi bervariasi yang menunjukkan lebih tingginya pengeluaran konsumen, kurang bersemangatnya pendapatan pribadi, dan ekspansi manufaktur yang lebih lambat.
Departemen Perdagangan mengatakan dalam sebuah laporan bahwa pengeluaran pribadi meningkat 0,5 persen, sementara pendapatan bergeser naik hanya 0,1 persen pada Januari. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang paling lambat dalam empat bulan.
Kebanyakan ahli telah memperkirakan, baik pengeluaran maupun pendapatan, naik 0,4 persen pada bulan pertama tahun ini.
Dalam data lain, sektor manufaktur AS tumbuh selama tujuh bulan berturut-turut hingga Februari. Namun, menurut Institute for Supply Management, hal itu bergerak dengan kecepatan yang lebih lambat dari yang diharapkan.
Pengeluaran konstruksi pada Januari turun 0,6 persen dari bulan ke bulan atau sesuai perkiraan, meskipun menyusut dan menandai pelambatan dari penurunan 1,2 persen yang dibukukan pada Desember.
"Pada akhirnya, terus melambatnya kekuatan inkremental dalam perekonomian akan menetapkan kenaikan seperti musim pelaporan pendapatan kuartal pertama," kata Frederic Dickson, strategi pasar utama dari D.A. Davidson & Co.
Andrea Kramer dari Schaeffer’s Investment Research mengatakan, "Bulls di seluruh dunia bersukacita di tengah spekulasi bahwa negara-negara zona euro mungkin mengungkapkan kesepakatan bailout untuk membantu meringankan utang Yunani yang sedang memicu kekhawatiran."
Pelaksana anggaran utama Uni Eropa mengatakan, "(Yunani harus) mengumumkan langkah-langkah tambahan dalam beberapa hari mendatang." Hal ini untuk menghasilkan pengurangan drastis dalam defisit publik, yang tertinggi di zona euro di sekitar 12,7 persen dari PDB.
Sementara itu, saham AIG naik 4,08 persen menjadi 25,78 dollar AS di tengah berita penjualan dari Unit Asia AIA kepada Prudential. Kesepakatan memungkinkan AIG, yang diselamatkan pemerintah, untuk membayar kembali sebagian besar utang bailout.
Adapun saham Millipore melonjak 11,11 persen menjadi 104,90 dollar AS menyusul kesepakatan dengan Merck.

