Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 06:06 WIB
Pemakzulan Boediono Tak Akan Pengaruhi Ekonomi
Inggried Dwi Wedhaswary | ksp | Senin, 8 Maret 2010 | 14:19 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat ekonomi INDEF, Iman Sugema, berpendapat, kekhawatiran bahwa wacana pemakzulan Wakil Presiden Boediono karena dugaan tersangkut kasus Bank Century, sangat berlebihan. Menurutnya, mantan Gubernur Bank Indonesia itu, kini tak secara khusus mengurusi bidang ekonomi.

Pak Boediono kan tidak secara khusus menangani ekonomi. Jadi, pemakzulan Boediono tak akan memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia.
-- Iman Sugema

"Pak Boediono kan tidak secara khusus menangani ekonomi. Jadi, pemakzulan Boediono tak akan memengaruhi kondisi ekonomi Indonesia," kata Iman, dalam jumpa pers "Executive Brief Ekonomi dengan Pimpinan DPD dan Pimpinan MPR", di Ruang Pimpinan DPD, Senin (8/3/2010).

Demikian pula dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang turut menjadi pihak yang diduga melakukan penyimpangan, sesuai rekomendasi DPR. Dikatakan Iman, adanya wakil menteri salah satunya mem-back up tugas-tugas menteri.

"Kalau Menkeu menjalani proses hukum, ke pengadilan, tidak akan pengaruh juga. Kan ada wakil menteri. Itulah perlunya wakil," ujar dia. Sementara itu, Pengamat Ekonomi CIDES, Umar Juoro mengungkapkan, kasus Bank Century ini bisa mengganggu hubungan kerja Sri Mulyani dengan DPR.

"Dengan hasil sidang pleno, tidak mudah bagi Menkeu untuk bekerja dengan DPR. Ini juga harus jadi pertimbangan. Presiden harus realistis, jangan sampai berkaitan dengan kegiatan ekonomi sehingga jalannya menjadi tidak signifikan," kata Umar dalam kesempatan yang sama.