JAKARTA, KOMPAS.com — Proses penyelesaian kasus Bank Century yang menguras energi pemerintah dan pihak DPR diakui sedikit banyak berpengaruh terhadap transaksi saham di Bursa Efek Indonesia.
"Kami melihat dari sisi transaksi. Suka atau tidak suka memang ada pengaruhnya. Nilai transaksi memang sedikit menurun, itu lebih kepada lokal sentimen," kata Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Eddy Sugito di Jakarta, Senin (8/3/2010).
Eddy Sugito mengatakan, fokus pemerintah terganggu dalam menyelesaikan pembangunan negara, sedangkan pekerjaan legislasi DPR terbengkalai.
"Tidak hanya itu. Pelaku pasar juga terkuras fokusnya hanya untuk melihat perkembangan politik kasus Century, sementara pasar ditinggalkan sehingga ada sedikit pengaruh penurunan pada transaksi saham," katanya.
Menurutnya, skandal Century membuat investor harus selalu fokus mengamati dan mengawasi setiap perkembangannya, apakah perubahan situasi politik dapat membahayakan investasinya. "Banyak energi yang dibuang di sana. Investor, khususnya lokal, menjadi harus selalu memantau arah politiknya," katanya.
Dia berharap, permasalahan Bank Century cepat selesai karena saat ini adalah momentum tepat dan kondusif bagi indeks untuk menguat, apalagi kondisi fundamental positif dan kondisi eksternal juga sangat mendukung.

