Sabtu, 26 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 26 Mei 2012 | 23:05 WIB
Stok AS Turun, Emas Hitam Kembali Naik
| Edj | Kamis, 11 Maret 2010 | 08:31 WIB
|
Share:

KOMPAS/ NELI TRIANA
Kilang Minyak Lepas Pantai.

NEW YORK, KOMPAS.com  - Harga minyak naik pada Rabu (10/3/2010) waktu setempat, di tengah menurunnya stok bahan bakar di Amerika Serikat, menunjukkan penguatan permintaan di konsumen energi terkemuka dunia itu.

Pasar juga mendapat dorongan dari berita tentang kenaikan ekspor China dan kenaikkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak  dunia oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman April, naik 60 sen menjadi 82,09 dollar AS per barrel. Di London, minyak mentah Brent untuk pengiriman April bertambah 58 sen menjadi 80,48 dollar AS per barrel.

Sentimen pasar terangkat oleh laporan  Departemen Energi AS (DoE) Rabu, bahwa stok bensin jatuh 2,9 juta barrel dalam pekan hingga 5 Maret. Itu mengejutkan pasar karena kebanyakan analis memperkirakan meningkat moderat sekitar 100.000 barrel.

DoE juga mengatakan bahwa destilasi atau sulingan, yang termasuk bahan bakar diesel dan pemanas, menyusut 2,2 juta barrel, yang jauh lebih banyak daripada prediksi turun 700.000 barrel. Sementara itu persediaan minyak mentah AS naik 1,4 juta barrel, di bawah konsensus perkiraan analis untuk naik 1,7 juta barrel.

Sumber :
ANT, AFP