Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 06:17 WIB
Istri Diberi Voucer, Wapres Lapor ke KPK
Suhartono | msh | Kamis, 11 Maret 2010 | 18:45 WIB
|
Share:

RITA AYUNINGTYAS
Ilustasi voucher

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Presiden Boediono pada pekan lalu melaporkan dan menyerahkan 40 lembar voucer pengisian bahan bakar minyak gratis kepada Komisi Pemberantasan Korupsi. Tiap lembar voucer itu mewakili lima liter pertamax atau setara dengan Rp 1,3 juta.

Voucer BBM tersebut merupakan pemberian seorang pengusaha. Wapres Boediono dan Herawati Boediono mengaku tidak mengenali pengusaha itu. Demikian informasi yang disampaikan Juru Bicara dan Staf Khusus Wapres Bidang Media Massa, Yopie Hidayat, kepada Kompas, Kamis (11/3/2010) sore.  

"Setelah Ibu Herawati menerima voucer itu di rumah dinas, Ibu langsung menyerahkannya kepada Pak Wapres, dan Pak Wapres langsung menyerahkan kembali kepada Pak Tursandi Alwi (Sekretaris Wapres) untuk diproses di KPK. Ibu dan Bapak tidak mengenal siapa pengusaha itu," ungkap Yopie Hidayat.  

Yopie mengaku tidak tahu-menahu bagaimana proses pengusaha ini datang dan menyerahkan voucer gratis yang menurut KPK harus dilaporkan itu. "Persisnya saya tidak tahu. Bisa jadi ada prosedur surat-menyuratnya terlebih dulu," kata Yopie tanpa merinci lagi.