JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah harus mewaspadai ekspansi maskapai asing. Walaupun kepemilikan asing di maskapai Indonesia masih minoritas. ”Anak usaha dari Malaysia Airlines, Firefly, pun akan mendirikan maskapai di sini,” kata pengamat penerbangan, Dudi Sudibyo, Kamis (11/3) di Jakarta.
Sementara Direktur Umum Lion Air Edward Sirait juga mengingatkan pemerintah untuk memfasilitasi maskapai dalam negeri memperkuat diri ketimbang menarik maskapai asing masuk.
”Toh, kita selalu dipersulit untuk mengembangkan maskapai di luar negeri meski kita mampu,” kata dia. Rencana pendirian Lion Air Langkawi hingga kini dipersulit Malaysia. (RYO/OSA)
Lebih lengkap kunjungi link Kompas


