Kamis, 24 Juli 2014

/ Bisnis & Keuangan

Beli Voucher Listrik Bisa di ATM

Senin, 15 Maret 2010 | 13:15 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com  - Bank Mandiri berikan kemudahan pelanggan listrik prabayar untuk membeli pulsa listrik. Saat ini, jaringan elektronik (ATM dan Internet Banking) serta kantor cabang Bank Mandiri sudah dapat melayani pembelian pulsa listrik prabayar.
 
Senior Vice President Mass & Electronic Banking Bank Mandiri Widhayati Dharmawan mengatakan Bank Mandiri menargetkan bisa meraih 20 persen pangsa pasar transaksi pembelian voucher listrik prabayar.

“Kami optimis bisa mencapai target tersebut karena jaringan elektronik dan cabang Bank Mandiri tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia sehingga memudahkan pelanggan listrik prabayar untuk bertransaksi,” kata Widhayati akhir pekan lalu.

Saat ini pelanggan listrik prabayar berjumlah 140 ribu pelanggan dan PLN menargetkan penambahan 150 ribu pelanggan baru listrik prabayar di tahun 2010.

Voucher isi ulang listrik yang dapat dibeli oleh pelanggan memiliki nominal Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 500.000 dan Rp 1.000.000 dan dapat diperoleh melalui seluruh jaringan elektronik dan kantor cabang Bank Mandiri mulai 13 Maret 2010 seiring dengan launching listrik prabayar oleh PLN di Perumahan BSD Cluster Foresta Tangerang.    

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan mengemukakan bahwa Listrik prabayar merupakan layanan terbaru dari PLN untuk memberikan alternatif kepada masyarakat dalam mengendalikan pemakaian listrik melalui meter elektronik.

Masyarakat yang menjadi pelanggan listrik prabayar tidak perlu lagi khawatir terhadap kesalahan pencatatan, pemutusan sambungan listrik, dan denda keterlambatan.

Selain itu, pemakaian listrik sepenuhnya dikendalikan oleh pelanggan. Saat ini PLN mampu melayani permintaan pemasangan baru listrik prabayar hingga batas daya 5.500 VA.

Selain Bank Mandiri, bank lain yang berpartisipasi dalam penyediaan layanan penjualan voucher listrik prabayar adalah BRI (payment point), Bukopin (ATM dan internet banking), NISP (ATM dan payment point), Artha Graha (payment point), dan BPR KS (ATM dan payment point).


Editor : Edj
Sumber: