JAKARTA, KOMPAS.com — Kabar burung lagi-lagi menghampiri lingkungan Kementerian Keuangan. Kabarnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bakal mencopot sejumlah pejabat di lingkungan kementeriannya. Salah satunya adalah Kepala Badan Pengawas Pasar Modal Lembaga Keuangan atau Bapepam-LK Ahmad Fuad Rahmany.
Namun, saat ditanyakan kebenaran berita ini, Menkeu enggan berkomentar. Dia hanya tersenyum ringan menanggapi pertanyaan tersebut. Sejurus kemudian, salah satu wanita paling berpengaruh di Asia ini lantas meninggalkan para pewarta yang masih berkerumun di depan Kantor Kementerian Keuangan, Senin (15/3/2010).
Dengan menggunakan mobil dinasnya, Toyota Camry bernopol RI 20, Menkeu meninggalkan kantornya menuju Istana untuk menghadiri Rapat Paripurna Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.
Sebelumnya, beredar kabar bahwa pergantian Fuad akan dilakukan bersamaan dengan pejabat lain di lingkungan Kementerian Keuangan yang pelaksanaannya diperkirakan pada pertengahan April 2010.
Fuad Rahmany dilantik oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 26 April 2006 untuk menggantikan ketua Bapepam terdahulu, Darmin Nasution, yang pada hari yang sama juga dilantik menjadi Direktur Jenderal Pajak.
Menurut kabar, pergantian itu berkaitan dengan banyaknya kasus-kasus di pasar modal yang tidak tuntas dan saat ini masih terkatung-katung, antara lain kasus PT Sarijaya Sekuritas, kasus Optima Securities, penggelapan saham nasabah Merill Lynch, kasus penggelapan Eurocapital, dan belum jelasnya kepemilikan publik atas saham Bank Century.


