Jumat, 1 Agustus 2014

/ Bisnis & Keuangan

Harga Pertamax Naik

Selasa, 16 Maret 2010 | 08:16 WIB

Baca juga

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga bahan bakar minyak nonsubsidi kembali merangkak naik. PT Pertamina resmi menaikkan harga BBM nonsubsidi mulai Senin (15/3/2010).

Ambil contoh, harga Pertamax Plus. Selama ini, harga Pertamax Plus Rp 6.800 per liter. Mulai sekarang, harganya Rp 7.000 per liter atau naik sekitar 3 persen.

Perusahaan minyak pelat merah itu juga menaikkan harga Pertamax dan Pertamina Dex. Pertamax, misalnya untuk daerah Jakarta, harganya naik menjadi Rp 6.800 per liter dari Rp 6.600 per liter.

Sementara Pertamax Dex naik 1,8 persen. Yang jelas, harga BBM nonsubsidi ini naik pada kisaran Rp 200-Rp 500 per liter.

Vice President Komunikasi PT Pertamina Basuki Trikora Putra mengatakan, kenaikan harga ini untuk mengikuti lonjakan rata-rata harga minyak di Singapura atau mean of platts Singapore (MOPS) selama dua pekan terakhir. "Perubahan harga disebabkan MOPS dalam rupiah naik antara 3 persen dan 4 persen," kata Basuki.

Selain itu, kenaikan harga juga disebabkan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat. Kenaikan ini jelas memberatkan masyarakat. Selain terguyur kenaikan harga BBM, masyarakat juga harus bersiap menerima beban baru. Tak lama lagi, PT PLN juga akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL).

Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian ESDM J Purwono mengatakan, pemerintah berencana menaikkan tarif dasar listrik agar subsidi tak lebih besar dari Rp 16,7 triliun, seperti yang tercantum dalam RAPBN-P 2010. "Kalau tidak ada kenaikan TDL, subsidi listrik bisa dua kali lipatnya," ujar Purwono. (Havid Vebri/Kontan)


Editor : Edj