Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 06:28 WIB
Rupiah Masih Kisaran 9.100
| Edj | Kamis, 18 Maret 2010 | 09:50 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Kamis (18/3/2010) pagi turun 13 poin karena pelaku pasar ingin merealisasikan keuntungan, setelah beberapa hari lalu menguat hingga mencapai angka Rp 9.100 per dollar AS.
    
"Namun aksi lepas rupiah relatif kecil, karena pelaku melihat arus modal asing yang masuk ke pasar domestik makin meningkat," kata Analis Valas PT Bank Himpunan Saudara Tbk, Rully Nova di Jakarta, Kamis.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar berada pada posisi Rp 9.113-Rp 9.123 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 9.100-Rp 9.110.

Rully mengatakan, rupiah diperkirakan masih berpeluang untuk naik dan koreksi yang terjadi pada sesi ini diperkirakan tidak akan berlanjut. "Kami optimis rupiah akan kembali naik hingga menembus angka Rp 9.100 per dollar AS," ujarnya.

Menurut dia, pelaku pasar agak ragu melepas rupiah, melihat arus dana asing yang masuk terus meningkat, mereka ingin membeli mata uang Indonesia, namun pelaku khawatir apakah Bank Indonesia akan masuk pasar menahan kenaikan lebih lanjut. "Bank Indonesia (BI) juga mempunyai kepentingan terhadap dolar terutama para eksportir, karena produk mereka di pasar ekspor kurang kompetitif," katanya.

Rupiah, kemungkinan akan bisa menembus angka Rp 9.000 yang didukung oleh membaiknya kepercayaan investor terhadap pasar domestik. "Pelaku asing lebih cenderung melakukan investasi di Asia ketimbang Amerika Serikat yang pertumbuhan ekonominya masih belum pasti begitu pula dengan Eropa," katanya.

Kemungkinan menguatnya kembali rupiah, menurut dia juga terpicu oleh membaiknya harga saham di Bursa Efek Indonesia, sehingga indeks harga saham gabungan terus menguat. "Indeks BEI diperkirakan akan dapat menembus angka 2.800 poin dan pada akhir tahun ini dapat mencapai angka 3.000 poin," ucapnya.

Sumber :
ANT