SINGAPURA, KOMPAS.com — Harga minyak turun di perdagangan Asia, Kamis (18/3/2010), kebalikan dari kenaikan semalam atas reaksi keputusan OPEC mempertahankan target produksi yang tidak mengalami perubahan.
Kontrak utama New York untuk minyak mentah jenis light sweet pengiriman April turun 27 sen ke posisi 82,66 dollar AS per barrel. Sedangkan minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei turun 37 sen menjadi 81,59 dollar AS per barrel.
Akan tetapi, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OEPC) memutuskan untuk tetap mempertahankan kuota produksi yang akan mendukung harga dalam jangka panjang, kata analis, seraya menambahkan bahwa harga Kamis yang mengalami penurunan itu kemungkinan hanya sementara. "Hal ini akan sangat mendukung harga minyak," kata analis dari Commonwealth Bank of Australia.
OPEC, yang memproduksi 40 persen minyak mentah dunia, menetapkan pagu produksinya tetap tidak mengalami perubahan pada posisi 24,84 juta barrel per hari pada pertemuan di Wina dengan menyebutkan ketidakmenentuan dalam kondisi makroekonomi dan juga permintaan minyak global.
OPEC mengatakan bahwa pihaknya akan meninjau kembali situasi ekonomi pada pertemuan mendatang di Wina yang dijadwalkan berlangsung 14 Oktober. John Kilduff dari Round Earth Capital mengatakan bahwa pertemuan OPEC telah "mendukung harga".
Ia mengatakan, dengan minyak mentah di atas 80 dollar AS barrel, OPEC seharusnya memulai pembicaraan seputar kenaikan produksi. Sementara analis Barclyas Capital mengatakan bahwa OPEC melihat adanya kemulusan jalan bagi harga minyak untuk lebih tinggi.


