JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Boediono, Kamis (18/3/2010) siang, urung memimpin rapat khusus tentang Blok Minyak dan Gas Donggi-Sonoro di Istana Wapres, Jakarta. Padahal, dari jadwal yang diterima Kompas, Boediono pada pukul 11.00 hingga 12.00 wib dijadwalkan memimpin rapat internal bersama Dirut PT Pertamina Karen Agustiawan.
Bahkan, Karen dan sejumlah jajaran direksi terlihat terburu-buru meninggalkan Istana Wapres dari pintu belakang.
Pers yang baru saja selesai meliput pembukaan seminar internasional tentang perubahan iklim di Gedung II Istana Wapres, hanya melihat Karen dan direksi Pertamina jalan terburu-buru menuju tempat parkir mobil belakang Istana Wapres.
Juru Bicara Wapres, yang juga Staf Khusus Bidang Media Massa, Yopie Hidayat, saat ditanya pers, mengaku tidak ada rapat. Namun, ia tidak bisa menjelaskan mengapa Karen dan direksi Pertamina datang ke Istana Wapres.
"Tidak ada, tidak ada rapat. Mereka tidak ketemu dengan Pak Boediono (Wapres)," kilah Yopie.
Akan tetapi, Yopie hanya tertawa ketika pers menunjukkan bahan tertulis berjudul "Lapangan Migas Blok Donggi Senoro" yang dijepit di ketiaknya.
Kemudian Yopie berkata, "Mereka cuma antar bahan ke Setwapres...".
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui mengapa rapat yang disebut-sebut akan memutuskan pengelolaan Blok Donggi-Senoro jatuh ke tangan Mitsubishi Corp atau lainnya belum diketahui.

Severity: Notice
Message: Undefined variable: output
Filename: libraries/Globalfunc.php
Line Number: 748

