PAGARALAM, KOMPAS.com - Sensus penduduk di Kota Pagaralam, Sumatra Selatan tahun 2010 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menguras dana Rp 2 miliar dari APBN. "Itu nanti digunakan untuk beberapa kegiatan, termasuk menyiapkan petugas pendataan," kata Kepala Kantor BPS Kota Pagaralam, Yosron, di Pagaralam, Jumat (2/4/2010).
Menurut dia, saat ini baru dilakukan persiapan pendataan berupa pelatihan bagi petugas lapangan, termasuk melakukan pengecekan daerah yang akan dilakukan pendataan.
"Nantinya dalam proses pencacahan lapangan untuk memperlancar dan mempermudah, akan melibatkan semua unsur, seperti rukun tetangga (RT), staf kelurahan, dan mahasiswa. Kami sudah anggarkan dana untuk petugas yang terlibat dalam proses pendataan penduduk di berbagai kelurahan di Pagaralam ini," ujar dia.
Ia mengatakan, pada April ini masih dalam tahap persiapan, dan pelaksanaan baru akan dilakukan pada awal Mei 2010 dengan sekitar 43 variabel yang menjadi prioritas dalam pendataan.
"Sasaran pendataan akan difokuskan dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, perumahan, lapangan pekerjaan, sosial kemasyarakatan, agama, bahasa sehari-hari, penggunaan telepon dan masih banyak yang lainnya," ujar Yosron.
Kepala Dinas Transmigrasi, Kependudukan dan Catatan Sipil Pemkot Pagaralam, Zainal Arifin, mengatakan, pihaknya hanya menyediakan sarana pendukung termasuk petugas lapangan, seperti RT dan masyarakat umum lainnya.

