Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 06:42 WIB
RENCANA KEBIJAKAN KEMENTERIAN ESDM
Pembatasan BBM Bebani Rakyat Kecil
Leo Sunu | Glo | Senin, 31 Mei 2010 | 15:36 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Wacana pemerintah tentang pembatasan BBM bersubsidi mendapat kecaman dari Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia atau IKPNI. Paguyuban dari ahli waris pahlawan-pahlawan nasional ini menilai pembatasan BBM bersubsidi bagi kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor, hanya akan menambah beban rakyat kecil yang hidupnya sudah serba sulit.

"Motor itu kan kendaraan rakyat kecil. Kalau itu juga mau dicabut subsidinya, akan semakin membebani rakyat kecil," kata Ketua Umum IKPNI Aisyah Badlowi, Senin (31/5/2010), di Jakarta.

Dia menilai, kebijakan pembatasan BBM bersubsidi jelas merupakan kebijakan yang tidak pro rakyat. Ia menyebut, berbagai penolakan masyarakat yang mengemuka di media massa menjadi bukti bahwa rakyat akan semakin dipersulit dengan kebijakan tersebut.

"Tidak semua setuju subsidi dihapuskan. Mungkin bisa dikurangi, tapi jangan dibebankan kepada masyarakat kecil. Harusnya dikenakan kepada kelompok-kelompok yang lebih mampu," kata putri dari pahlawan nasional KH Wahid Hasyim ini. "Saya kira sepatutnya hal itu diatur supaya tidak membebani masyarakat yang hidupnya sudah sulit," tambahnya.