Kamis, 23 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Februari 2012 | 15:47 WIB
WACANA LISTRIK GRATIS
DPR Nilai Dahlan Iskan 'Asbun'
Caroline Damanik | Glori K. Wadrianto | Selasa, 15 Juni 2010 | 11:19 WIB
|
Share:
DHONI SETIAWAN Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan.

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi VII DPR kesal dengan tindakan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan yang menyampaikan pernyataannya soal wacana listrik gratis di media massa. Menurut Dewan, Dahlan hanya "asal bunyi", namun dapat memunculkan harapan kosong kepada masyarakat.

"Kami bingung dengan pernyataan Pak Dahlan. Salah-salah jadi provokator nanti. Anda kan Dirut PLN. Jangan jadi politisilah. Wewenang itu harus Anda pelajari lagilah agar tidak terulang lagi. Pernyataannya harus dicabut," tutur Alimin Abdullah dari Fraksi PAN.

Namun, tak sedikit pula anggota komisi lain yang mendukung tindakan Dahlan. Menurut Zulkifliemansyah dari Fraksi PKS dan Syamsul Bahri dari Fraksi Golkar, mengeluarkan pernyataan merupakan hak berpendapat Dahlan sebagai pejabat publik. "Enggak ada salahnya kita dengar supaya rakyat dengar apa sih yang diinginkan pemerintah. Karena kalau disuruh duduk manis saja, sayang untuk pejabat sekelas Pak Dahlan," ungkap Zulkifliemansyah.

"Terlalu pagi untuk menyalahkan dia sebelum meminta keterangan sungguh-sungguh dari dia. Tapi sebagai pejabat publik, dia berhak menyampaikan pendapatnya," tambah Syamsul.

Menanggapi itu, Dahlan menjawab dengan santai bahwa meski itu hanya pendapatnya, keputusan tetap diserahkan kepada kementerian. "Dengan tidak diumumkan oleh Pak Menteri kan sama saja dengan saya mencabut itu," tuturnya.

Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh yang juga sebelumnya tak setuju dengan wacana listrik gratis pun buru-buru membenarkan pernyataan Dahlan kali ini. "Dengan demikian, Pak Dahlan sudah mencabutnya," tegasnya.