Selasa, 25 November 2014

/ Bisnis & Keuangan

KEBUTUHAN POKOK

Harga Cabai Mulai Turun

Senin, 19 Juli 2010 | 14:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Harga sejumlah barang kebutuhan pokok mengalami penurunan setelah beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan menyusul kenaikan tarif dasar listrik.

Di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (19/7/2010), harga cabai keriting turun menjadi Rp 33.000 per kg dari sebelumnya yang sempat mencapai kisaran Rp 40.000 per kg. "Ini sudah tiga hari turun," ucap Tikno, salah satu pedagang cabai di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta.

Cabai rawit merah dan hijau pun mengalami penurunan harga semenjak seminggu terakhir. Cabai rawit merah yang harganya sempat melonjak hingga Rp 25.000 per kg turun menjadi Rp 15.000 per kg. Adapun cabai rawit hijau dari Rp 30.000 per kg turun menjadi Rp 25.000.

Penurunan harga juga terjadi pada kelompok sayur-mayur. Bayam, dari Rp 4.500 per kg menjadi Rp 4.000 per kg. Sawi, dari harga Rp 7.000-Rp 8.000 per kg menjadi Rp 5.000-Rp 6.000 per kg. "Baru beberapa hari ini turun," tutur Nasimah, pedagang sayur di Pasar Induk Kramat Jati.

Jika cabai dan sayur-mayur turun harga, maka sejumlah barang kebutuhan pokok lainnya tetap mengalami kenaikan. Bawang putih, misalnya, yang sebelumnya Rp 20.000 per kg sekarang masih berada di kisaran Rp 25.000 per kg. Bawang merah Rp 14.500 per kg, dari sebelumnya Rp 13.000 per kg.

"Telur masih naik. Sekarang Rp 15.000 per kg, dulunya hanya Rp 13.000 per kg. Sudah hampir sebulan ini harga telur segitu," ucap Indra, salah satu pedagang Pasar Induk Kramat Jati.

Ditanya mengenai harga barang mendekati bulan Ramadhan, Indra mengaku sulit memprediksi. Menurutnya, harga barang-barang masih belum stabil akibat kenaikan TDL. "Belum tahu ke depan naik atau enggak. Namun, menjelang bulan puasa dan Lebaran, pasti naik harga barang semuanya," kata dia.


Editor : Heru Margianto