Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 10:21 WIB
SPPBE Tunggu Instruksi Pertamina
| Benny N Joewono | Jumat, 23 Juli 2010 | 19:03 WIB
|
Share:

Kompas/Lucky Pransiska
Some residents in Lampung province have switched to 12-kg gas cylinders following a spate of 3-kg gas cylinder explosions in many parts of Indonesia

MUSI RAWAS, KOMPAS.com — Pihak Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Badar Musi Mulia saat ini masih menunggu instruksi dari PT Pertamina untuk pengisian tabung gas tiga kilogram tanpa logo Standar Nasional Indonesia (SNI).

"Untuk pengisian dan pengedaran tabung gas ukuran tiga kilogram yang tidak memiliki logo SNI saat ini masih menunggu instruksi resmi dari PT Pertamina," kata pimpinan SPPBE PT Badar Musi Mulia, yang membawahi wilayah Kabupaten Musi Rawas dan Kota Lubuk Linggau, Sidik Riyanto, Jumat (23/7/2010).

Kendati beberapa waktu lalu dirinya mendapatkan pesan dari petugas Pertamina pusat melalui SMS agar tabung yang tidak berlogo SNI tersebut tetap diisi untuk menghindari kerugian yang akan dialami agen maupun pangkalan gas, tetapi melihat banyaknya ledakan akibat kebocoran gas yang diterjang di lapangan, pihaknya tidak mau mengambil risiko sehingga tabung yang tidak berlogo SNI dan mengalami kerusakan tidak diisi ataupun diedarkan.

Selain itu, jika nantinya instruksi dari Pertamina pusat tersebut benar, mereka akan tetap melakukan penyeleksian untuk tabung gas tanpa SNI, terutama yang mengalami kerusakan dan ketebalan flatnya tidak sesuai serta dicurigai palsu, juga tidak akan diisi.

Sementara itu, Ketua Cabang YLKI Kota Lubuk Linggau Hasran Akwa meminta pihak SPPBE dan Pertamina serta agen tabung gas ukuran tiga kilogram agar tidak melakukan pengisian ataupun mengedarkannya karena akan membahayakan konsumen.

Selain tidak melakukan pengisian dan pengedaran tabung gas berikut aksesorinya yang tidak sesuai standar tersebut, pihaknya juga meminta kepada pihak-pihak terkait agar segera melakukan penarikannya guna menghindari jatuhnya korban jiwa oleh ledakan tabung tersebut.

Sumber :
ANT