Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 10:26 WIB
Gubernur BI
Darmin Malah Diminta Mundur
Inggried Dwi Wedhaswary | Erlangga Djumena | Kamis, 29 Juli 2010 | 16:16 WIB
|
Share:
KOMPAS/RIZA FATHONI Darmin Nasution

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah silang pendapat mekanisme pengambilan keputusan terhadap calon Gubernur Bank Indonesia (BI), Darmin Nasution, anggota Fraksi PDI Perjuangan, Effendi Simbolon malah meminta mantan Dirjen Pajak itu untuk mundur. "Pak Darmin, kami meminta agar secara sadar untuk mundur. Lihatlah ini, Anda itu bagian dari masalah. Bagaimana bisa memecahkan masalah," kata Effendi, dalam interupsinya yang disambut teriakan "huu" anggota Dewan, Kamis (29/7/2010), dalam Rapat Paripurna di Gedung DPR, Jakarta.

Namun, Effendi tak bergeming. "Sadar Pak Darmin, jabatan itu bukan amanah bagi Anda. Gunakan nuranimu. Sekali lagi Pak Darmin yang baik hati, bijaklah bertindak dan pikirkan untuk mengundurkan diri," kata Wakil Ketua Komisi VII ini.

Keputusan Komisi XI yang telah menerima Darmin secara aklamasi, mentah dalam rapat paripurna. Sebab, dua fraksi menyatakan belum bisa menerima keputusan tersebut.

Sesuai ketentuan pasal 275 Tata Tertib DPR, jika keputusan tidak bisa diambil secara musyawarah mufakat bulat, maka pengambilan keputusan dilakukan melalui mekanisme voting.