Minggu, 12 Februari 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 12 Februari 2012 | 07:05 WIB
SHANGHAI EXPO 2010
Paviliun Indonesia Dikunjungi 4 Juta Orang
Agnes Swetta Br. Pandia | I Made Asdhiana | Kamis, 29 Juli 2010 | 19:32 WIB
|
Share:
Robert Adhi Ksp/KOMPAS Stand Indonesia di Shanghai Expo 2010. Jumlah pengunjung Shanghai Expo pekan ini sudah mencapai 30 juta orang, sejak dibuka 1 Mei lalu.

SHANGHAI, KOMPAS.com — Paviliun Indonesia di Shanghai Expo 2010 sudah dikunjungi 4 juta orang. Setiap hari, Alun-alun Indonesia di atas areal seluas 4.000 meter persegi itu dipadati sekitar 50.000 atau 10 persen dari total pengunjung yang berjumlah sekitar 500.000 per hari.

Paviliun Indonesia, yang didominasi bambu pada bangunan, merupakan paviliun keempat yang paling banyak dikunjungi.
-- Pratito Soeharyo

Shanghai Expo yang berlangsung hingga Oktober 2010 dibuka untuk umum dari pukul 09.00 hingga 21.00. "Paviliun Indonesia yang didominasi bambu pada bangunan merupakan paviliun keempat yang paling banyak dikunjungi setelah Jerman, Saudi Arabia, dan China," kata Pratito Soeharyo, Direktur Paviliun Indonesia, yang ditemui di arena Shanghai Expo, Kamis (29/7/2010).

Di Paviliun Indonesia setiap hari ada pertunjukan kesenian dari berbagai daerah di Indonesia. Pengunjung juga bisa mengetahui beragam kain tenun khas daerah, termasuk kain batik, dari beberapa sentra produksi.

Pengunjung Shanghai Expo dikenakan tiket masuk 160 yuan dan harus rela antre berjam-jam untuk bisa memasuki paviliun negara tertentu, seperti China, Saudi Arabia, Jerman, Indonesia, Thailand, Australia, dan Spanyol.

Menurut beberapa pengunjung, Paviliun Indonesia wajib dikunjungi karena, selain bangunan yang unik karena didominasi bambu, benda-benda kuno dan alat musik serta sarana transportasi yang pernah ada di Indonesia relatif lengkap.