JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wapres Jusuf Kalla menganggap, wacana mengembalikan gas menjadi minyak tanah sangatlah tidak mungkin dilakukan pemerintah. Alasannya, biaya konversi untuk kembali menggunakan minyak tanah sangat mahal.
Hal tersebut diungkapkan oleh JK seusai melayat di kediaman Din Syamsuddin di Pejaten Elok, Jakarta Selatan, Kamis (29/7/2010).
JK yang irit bicara tidak setuju saat disodori pertanyaan wartawan mengenai wacana tersebut. "Ndaklah, jangan. Kemahalan itu," kata Ketua Umum PMI itu.
JK yang sebelumnya menemui Presiden Susilo Bambang Yudhoyono juga enggan berkomentar banyak mengenai apa saja yang dibicarakan dengan SBY. "Nantilah, nanti," katanya seraya masuk mobil. (Tribunnews/Alie Usman)


