Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 10:28 WIB
Valas
Perkasa, Rupiah Menguat ke 8.950
| Erlangga Djumena | Jumat, 30 Juli 2010 | 17:00 WIB
|
Share:

JAKARTA, KOMPAS.com - Kurs rupiah terhadap dollar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Jumat sore naik 25 poin lebih tinggi dibanding sesi sebelumnya menjadi Rp 8.950 per dollar AS, karena pelaku pasar makin aktif membeli mata uang Indonesia.

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS naik menjadi Rp 8.950-Rp 8.960 per dollar AS dibanding penutupan hari sebelumnya Rp 8.975-Rp 8.985.

Dirut Finan Corpindo Nusa, Edwin Sinaga di Jakarta mengatakan, faktor positif makin meningkat terhadap pasar uang, karena aksi beli terhadap rupiah terus meningkat. "Masuknya dana asing ke pasar domestik merupakan faktor utama yang mendorong rupiah terus menguat hingga di bawah angka Rp 9.000 per dollar," ucapnya.

Menurut dia, pelaku asing makin aktif memburu rupiah, karena mereka optimis dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang makin tinggi. "Pelaku asing yakin ekonomi akan dapat tumbuh di atas enam persen yang merupakan pertumbuhan paling tinggi di antara negara-negara Asia kecuali China dan India," katanya.

Besar dana asing yang masuk pada umum ditempatkan di Surat Utang Negara dan instrumen Bank Indonesia. "Namun kenaikan rupiah itu kemungkinan tidak bertahan lama dalam satu dua hari rupiah kemungkinan akan kembali di atas Rp 9.000 per dollar," ucapnya.

Apabila rupiah masih di bawah posisi Rp 9.000, menunjukkan BI membiarkan kenaikan mata uang Indonesia kepada pasar. "Meski BI juga memikirkan kepentingan lain seperti importir," ujarnya.

Menurut dia, apabila BI tidak menahan pergerakan rupiah, maka rupiah akan dapat mencapai Rp 8.800 per dollar. "Kita lihat saja dalam perdagangan pekan depan apakah ada reaksi dari BI terhadap pergerakan rupiah," ucapnya.

Sumber :
ANT