JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang hari raya Lebaran bulan September nanti, harga tiket kereta tidak dapat diprediksi karena tergantung situasi pasar. Namun, harga tiket tidak akan melebihi tarif batas harga tiket.
"Ada fleksibilitas tarif. Jadi, tarif harga tiketnya fleksibel. Namun, tetap ada aturannya berdasarkan tarif batas atas (TBA) dan tarif batas bawah (TBB)," ucap Mateta Rijalulhaq, Manager Humas Masyarakat Daerah Operasi I Kereta Api Jakarta, kepada Kompas.com, Jumat (30/7/2010) di Stasiun Kota.
"Itu namanya fleksibilitas tarif, melihat pasarnya, jadi dapat berubah," tambahnya.
Dia mencontohkan, pada waktu awal bulan Juli 2010, harga tiket kereta ke Surabaya pada tanggal 1 Juli 2010 mencapai Rp 360.000. Lalu, pada hari-hari setelahnya ada yang turun hingga Rp 290.000. "Kenapa harganya bisa sampai Rp 360.000? karena pada waktu itu lagi musim liburan sekolah. Jadi, fleksibilitas tarif," lanjutnya.
