Sabtu, 30 Agustus 2014

/ Regional

Adaro Bangun Islamic Center di Tabalong

Minggu, 29 Agustus 2010 | 07:43 WIB

TABALONG, KOMPAS.com — Dalam tiga tahun mendatang, masyarakat Kalimantan Selatan dan sekitarnya akan segera memiliki fasilitas praktik manasik haji. Fasilitas ini merupakan salah satu bagian dalam Islamic Center terbesar di Kalimantan.

Komplek Tabalong Islamic Center tersebut nantinya akan dibangun di atas lahan seluas 8,4 hektar yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong di Desa Maburai, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong, Kalsel. Kompleks ini meliputi Masjid Agung, perpustakaan, tempat pertemuan serbaguna, tempat pelatihan, perkantoran, serta fasilitas manasik haji berbentuk plasa yang sudah dilengkapi model tawaf, sa'i, dan lempar jumroh.

Pembangunan Islamic Center tersebut ditandai dengan acara peletakan batu pertama pada Sabtu (28/8/2010) dan direncanakan selesai pada awal 2013. Seluruh biaya pembangunan senilai Rp 50 miliar sepenuhnya dibiayai oleh PT Adaro Indonesia melalui program corporate social responsibility (CSR).

"Cita-cita kami adalah mewujudkan masyarakat pascatambang yang mandiri secara intelektual," kata Presiden Direktur PT Adaro Indonesia, Boy Garibaldi Thohir, dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Islamic Center, Sabtu sore.

"Soal manasik haji, ini sesuai dengan rencana Pak Gubernur untuk menambah kapasitas bandara di Banjarmasin untuk embarkasi haji," tambahnya.

Dalam acara yang sama, Bupati Tabalong Rachman Ramsyi berharap pembangunan Islamic Center di Desa Maburai tersebut dapat meningkatkan gerak roda ekonomi di Kabupaten Tabalong dan Kalsel. Ia mengungkapkan, seiring dengan pembangunan Islamic Center itu, Pemerintah Provinsi Kalsel akan melakukan pelebaran jalan antarprovinsi dan rumah sakit senilai Rp 10 miliar di sekitar lokasi Islamic Center.


Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo