Minggu, 27 Mei 2012
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 27 Mei 2012 | 10:47 WIB
Harga Daging Ayam Mulai Naik
Irma Tambunan | Asep Candra | Jumat, 3 September 2010 | 15:57 WIB
|
Share:

Kompas.com
Ilustrasi

JAMBI, KOMPAS.com - Harga daging ayam potong dan ayam buras di kota Jambi mulai naik dalam dua hari terakhir. Kenaikan harga diperkirakan akan terus berlanjut hingga Lebaran pada pekan depan.

Dari pantauan di pasar tradisional, Jumat (3/9/2010), kenaikan harga ayam telah berlangsung sejak Rabu kemarin. Harga daging ayam potong di Pasar Kasang Jambi semula Rp 25.000 menjadi Rp 26.000 per kilogram pada Kamis. Kenaikan berlanjut menjadi Rp 28.000 per kg pada Jumat ini .

Sedangkan harga daging ayam buras naik dari Rp 25.000 pada awal pekan ini menjadi Rp 30.000 per kg.

Rusno, pedagang ayam setempat mengatakan, tingkat pembelian ayam potong sebenarnya masih normal, namun harga dari pedagang besar sudah naik. "Saya belinya sudah harga naik, jadi saya mengikuti saja," ujarnya.

Kepala Subdin Peternakan Dinas Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan (DPPPK) Kota Jambi Said Abubakar mengatakan, naiknya harga ayam dalam dua hari terakhir merupakan permainan di tingkat pedagang. Dalam kondisi seperti sekarang, pedagang sebenarnya masih memperoleh untung cukup besar apabila menjual daging pada harga Rp 24.000 hingga Rp 25.000 per kg. Perhitungan itu didasari harga balik modal hanya rata-rata Rp 16.000 per kg.

Namun, sejumlah pedagang memanfaatkan situasi menjelang Lebaran untuk mengambil keuntungan yang lebih besar. "Stok daging ayam di Jambi sangat aman, sehingga semestinya pedagang jangan dulu menaikkan harga jual," tuturnya.

Menurut Said, DPPK telah menggelear pertemuan seluruh pedagang daging se-Kota Jambi , pekan lalu. Dari pertemuan itu, pihaknya mengetahui bahwa ketersediaan daging untuk wilayah Jambi memadai. Selain itu, Said mengimbau para pedagang untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan ke masyarakat.

Untuk mengendalikan harga, DPPK akan menggelar operasi pasar pada delapan titik, yaitu di Pasar Angso Duo sebanyak dua titik, Pasar Kasang dua titik, Pasar Talang Banjar dua titik, serta Pasar Keluarga dan Pasar Simpang Pulai masing-masing satu titik.